Menanggapi pernyataan seseorang,
yang lantas menarikku untuk menjadikannya sebagai judul curahan hati.
Saya berpikir, apa pun wujudnya,
membuat TBM, Rumah Baca, Sanggar Buku <dan seabreg sebutan lainnya>
merupakan upaya seseorang untuk memahami dan menggarap diri. Bikin taman baca
adalah upaya mengokohkan eksistensinya di tengah lingkungan, sehingga sekecil
apa pun usaha, sepanjang itu dilakukan sebagai upaya sadar, jauh lebih bermakna
ketimbang yang sudah kadung besar tapi tak mengakar.
Sebagaimana kita ketahui,
sekarang ini zamannya dunia maya atau masyarakat virtual. Di samping kita
menjejakkan kaki di bumi kenyataan, tapi pikiran, ide dan gagasan kita tersiar
mudah di sosial media.
Memang tak bisa dipungkiri bahwa
sosial media (fenomena FB) cenderung kepura-puraan, narsis dan dangkal. Tapi
justru dari kepuraan dan kedangkalan ini, multiplisitas terbangun. Tidak ada
yang tunggal/dominan dalam transaksi wawasan maupun pengetahuan. Semua bebas
mencitrakan diri sebagai yang terbaik atau sebaliknya sebagai yang terkonyol.
Satu lagi yang pasti, dunia maya Facebook telah menggiring ke model komunikasi
yang terbuka, murah, cepat, mudah, dan menyusup ke segenap arah.
Dengan kata lain kini facebook
telah menjelma menjadi ruang publik baru, di dalamnya orang mempunyai tingkat
kebebasan yang tak terkira. Sehingga akan naif jika sekiranya ada yang berniat
‘membredel’, ‘mengharamkan’ atau sekadar menganggap remeh temeh fungsi sosial
media ini. Saya ingat benar, oleh beberapa pakar masa depan, tersiar kabar
bahwa ciri masyarakat ke depan akan semakin terbuka dan egaliter.
Masyarakat terbuka mengandaikan
model komunikasi yang terbuka. Komunikasi yang kerap mengarah kedangkalan atau
lebih mengagungkan permukaan. Nah, kiranya menjadi kewajiban kita semua untuk
turut serta ikut mewarnai sekaligus melawan dengan kedalaman. Oleh karenanya,
TBM berbasis Facebook atau TBM yang hanya eksis di Facebook kenapa tidak ? Sebab
upaya pencerdasan di dunia maya jauh lebih kompleks dan menggugah nyali.
Fenomena ebook, perang gagasan, diskusi dan rapat online, telah jadi
kenyataan...
-----03/4-'14, 01:00-----[edisi FB]
Tidak ada komentar:
Posting Komentar