| Lima yang mengawal Pelatihan Ngeblog |
Tinggal menghitung
jari, “Pelatihan Blog” bakal dilaksanakan.
Sebagai pribadi jelas saya tak ingin membuang kesempatan emas ini. Kesempatan
untuk me-make over blog pribadi, mempercantik tampilan wahana nongkrong sepanjang malam itu. Ya, kini tak sebatas hiburan, blog telah berhasil mengalihkan perhatian dari selfie-selfian dan narsis ala abege ke ranah yang lebih serius. Blog telah
berhasil menggiring amunisi menulis saya kepada tema atau wacana khusus. Lantaran
blog pula, sedikit banyak telah berhasil melemaskan jemari dalam menjahit
huruf-huruf. Kiranya tak perlu berbusa-busa lagi untuk menuliskan betapa perlu dan
pentingnya blog. Sudah berlimpah keterangan yang mendedahnya. Dalam kesempatan berbahagia ini,
saya ingin berbagi kesan saja sekilas persiapan acara pelatihan.
Bermula dari obrolan
santai dengan beberapa awak “abk” KPU, terlontar gagasan untuk menyusupkan
virus menulis ke tengah keriuhan pelajar, terutama yang sudah SMA. Gagasan
tersebut memang penting digayungsambuti, mengingat iklim para abg akhir-akhir
ini yang nyaris out of control. Kasus
maraknya pelecehan, pesta bikini, terus kian mewabah ke segenap pelosok. Menyelusup masuk yang seolah-olah kini sudah tak kenal lagi
pemilahan desa-kota, dan kaya-miskin. Hampir di semua kalangan sudah tak asing dengan
perilaku cabul. Tua-muda, anak-anak pra remaja, hingga balita, dari mulai
bangun tidur hingga tidur kembali terus-menerus terteror dengan informasi yang full seronok dan kekonyolan.
Serasa tuntutan zaman memang. Kita tak bisa menampiknya, namun bukan berarti pasrah bongkokan terhadap keadaan. Kita mesti berbuat sebisanya demi keadaan yang lebih
baik.
Gagasan untuk
menyusupkan virus menulis itu, kami tuangkan dalam bentuk pelatihan ngeblog.
Asumsinya akan mudah menjaring massa melalui sarana yang lagi “in” di benak pikiran kawula muda. Ya, itulah ngeblog. Ternyata asumsi tersebut, tidak sepenuhnya
tepat, meski juga tidak 100 % salah. Harapan pelatihan yang diperuntukkan bagi para abg
yang galau dengan identitas diri, usai dicanangkan ke publik, yang terjaring
tak lebih dari kolega internal. Para kenalan, sahabat karib yang sedari sono
sudah gandrung dengan tradisi menulis, dan sedikit dari anggota group KPU.
Target anak-anak SMA, tak terpenuhi, lantas kami alihkan ke umum. Tapi tidak mengapa.
Usaha telah dilakukan, urusan hasil memang Tuhan punya skenario tersendiri.
“Pelatihan Blog untuk
Pemula” demikian nama pelatihan ngeblog itu. Pelatihan yang hanya digawangi
oleh lima gelintir orang –Hani, Fida, Dewi, Adit, dan diriku—kiranya tak
mengurangi kualitas acara. Awal kali yang dilakukan adalah berburu tempat. Kami
kirim surat ke KPAD (Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah) Kabupaten Semarang
untuk pinjam tempat. Ternyata belum bisa diloloskan, ya terkait waktu
pelaksanaan yang memang tidak bisa matching. Kami
berlima berembug intens via socmed,
kiranya tempat mana lagi yang ber-wifi, memadai buat pelatihan, dan terjangkau. Akhirnya ketemulah dengan Citra Ilmu. Citra Ilmu, nama sebuah lembaga PKBM ternama di
Kota Ungaran, dan malah barangkali tersohor di Jawa Tengah, karena yang mbahurekso, H. Moch Isman, tiada lain ketua Forum Komunikasi PKBM
Jawa Tengah. Aula kelas yang dipinjamkan ke KPU pun lumayan memadai,
tepat kiranya sebagai kelas eksklusif. Aula yang pas untuk membangun jejaring, plus buat menempa diri.
Selanjutnya bikin leaflet
publikasi untuk menjaring peserta. Perpustakaan dan alun-alun keramaian yang
kami sasar. Dimana ada kerumunan para kawula muda, selebaran pun mampir ke
pangkuan mereka. Ya, lagi-lagi itu adalah sebuah usaha. Entah mereka bakal tertarik
atau tidak, yang penting informasi sampai. Tak sebatas itu, di masing-masing
akun facebook pribadi kami pun tak
lepas dari upload gambar selebaran
pelatihan. Pesan singkat ke setiap handai tolan juga tak ketinggalan. Singkatnya
segala cara publikasi, tentunya yang terjangkau, telah dilakukan. Debar jantung
mengiring hari-hari penjaringan peserta. Dari kertas selebaran yang tersebar,
sepertinya tak ada satu pun calon peserta yang tersangkut. Hal itu diketahui
karena calon yang masuk, lebih disebabkan lantaran perkenalan yang terjalin di media sosial,
sahabat lama, dan sebagainya. Sisanya datang dari informasi yang dilakukan pihak Citra Ilmu. Namun demikian, kini gemuruh detak itu pun menyurut, seiring
kabar peserta yang menggembirakan. Hingga saya menuliskan disini, calon peserta yang terjaring sudah memenuhi kuota, persis sebagaimana yang dirancang. Syukur puji Tuhan,
target peserta yang kami sesuaikan dengan kapasitas ruangan di Citra Ilmu pun tercapai.
Dalam hitungan jari
ini, tinggal menuntaskan masalah teknis pelaksanaan. Pesan snack, cetak
sertifikat, rundown acara, hitung-hitungan duit anggaran, cek tempat dan koordinasi terakhir dengan pihak Citra Ilmu. Dalam
hitungan jari, bersama lima orang, Pelatihan Blog bakal tergelar. Kerja bareng
KPU dengan Blogger Gandjel Rel bakal terlaksana persis dengan Hari Pendidikan
Nasional, 2 Mei 2015. Ya persis dengan Hari Pendidikan Nasional. Pendidikan yang
dinahkodai Anies Baswedan dan M. Nasir, kini serasa ada secercah asa yang
mengintip. Moga demikian pula dengan Komunitas Penulis Ungaran, yang dikukuhkan
pada tanggal 23 Oktober 2014 bareng penulis kawakan, Gol A Gong, bakal sanggup
menorehkan harapan, sanggup bersanding dengan komunitas-komunitas yang telah
lama eksis. Akhirnya bersama pelatihan yang dikawal lima orang, bersama pula
cita-cita mengikis perilaku negatif yang telah mengepung sendi kehidupan dari segenap lini. Ya, pelatihan
ngeblog, tinggal hitungan jari, bersama lima orang. Semoga.......
Bismillah, semoga lancar dan berkah ya acara kita aamiin
BalasHapusiya amiiiin....
Hapusmaturnuwun pelatihannya mas, sangat bermanfaat
BalasHapus