Kamis, 30 April 2015

Tinggal Hitungan Jari

Lima yang mengawal Pelatihan Ngeblog


Tinggal menghitung jari, “Pelatihan Blog” bakal dilaksanakan.  Sebagai pribadi jelas saya tak ingin membuang kesempatan emas ini. Kesempatan untuk me-make over blog pribadi, mempercantik tampilan wahana nongkrong sepanjang malam itu. Ya, kini tak sebatas hiburan, blog telah berhasil mengalihkan perhatian dari selfie-selfian dan narsis ala abege ke ranah yang lebih serius. Blog telah berhasil menggiring amunisi menulis saya kepada tema atau wacana khusus. Lantaran blog pula, sedikit banyak telah berhasil melemaskan jemari dalam menjahit huruf-huruf. Kiranya tak perlu berbusa-busa lagi untuk menuliskan betapa perlu dan pentingnya blog. Sudah berlimpah keterangan yang mendedahnya. Dalam kesempatan berbahagia ini, saya ingin berbagi kesan saja sekilas persiapan acara pelatihan.


Bermula dari obrolan santai dengan beberapa awak “abk” KPU, terlontar gagasan untuk menyusupkan virus menulis ke tengah keriuhan pelajar, terutama yang sudah SMA. Gagasan tersebut memang penting digayungsambuti, mengingat iklim para abg akhir-akhir ini yang nyaris out of control. Kasus maraknya pelecehan, pesta bikini, terus kian mewabah ke segenap pelosok. Menyelusup masuk yang seolah-olah kini sudah tak kenal lagi pemilahan desa-kota, dan kaya-miskin. Hampir di semua kalangan sudah tak asing dengan perilaku cabul. Tua-muda, anak-anak pra remaja, hingga balita, dari mulai bangun tidur hingga tidur kembali terus-menerus terteror dengan informasi yang full seronok dan kekonyolan. Serasa tuntutan zaman memang. Kita tak bisa menampiknya, namun bukan berarti pasrah bongkokan terhadap keadaan. Kita mesti berbuat sebisanya demi keadaan yang lebih baik.

Gagasan untuk menyusupkan virus menulis itu, kami tuangkan dalam bentuk pelatihan ngeblog. Asumsinya akan mudah menjaring massa melalui sarana yang lagi “in” di benak pikiran kawula muda. Ya, itulah ngeblog. Ternyata asumsi tersebut, tidak sepenuhnya tepat, meski juga tidak 100 % salah. Harapan pelatihan yang diperuntukkan bagi para abg yang galau dengan identitas diri, usai dicanangkan ke publik, yang terjaring tak lebih dari kolega internal. Para kenalan, sahabat karib yang sedari sono sudah gandrung dengan tradisi menulis, dan sedikit dari anggota group KPU. Target anak-anak SMA, tak terpenuhi, lantas kami alihkan ke umum. Tapi tidak mengapa. Usaha telah dilakukan, urusan hasil memang Tuhan punya skenario tersendiri.

“Pelatihan Blog untuk Pemula” demikian nama pelatihan ngeblog itu. Pelatihan yang hanya digawangi oleh lima gelintir orang –Hani, Fida, Dewi, Adit, dan diriku—kiranya tak mengurangi kualitas acara. Awal kali yang dilakukan adalah berburu tempat. Kami kirim surat ke KPAD (Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah) Kabupaten Semarang untuk pinjam tempat. Ternyata belum bisa diloloskan, ya terkait waktu pelaksanaan yang memang tidak bisa matching. Kami berlima berembug intens via socmed, kiranya tempat mana lagi yang ber-wifi, memadai buat pelatihan, dan terjangkau. Akhirnya ketemulah dengan Citra Ilmu. Citra Ilmu, nama sebuah lembaga PKBM ternama di Kota Ungaran, dan malah barangkali tersohor di Jawa Tengah, karena yang mbahurekso, H. Moch Isman, tiada lain ketua Forum Komunikasi PKBM Jawa Tengah. Aula kelas yang dipinjamkan ke KPU pun lumayan memadai, tepat kiranya sebagai kelas eksklusif. Aula yang pas untuk membangun jejaring, plus buat menempa diri.

Selanjutnya bikin leaflet publikasi untuk menjaring peserta. Perpustakaan dan alun-alun keramaian yang kami sasar. Dimana ada kerumunan para kawula muda, selebaran pun mampir ke pangkuan mereka. Ya, lagi-lagi itu adalah sebuah usaha. Entah mereka bakal tertarik atau tidak, yang penting informasi sampai. Tak sebatas itu, di masing-masing akun facebook pribadi kami pun tak lepas dari upload gambar selebaran pelatihan. Pesan singkat ke setiap handai tolan juga tak ketinggalan. Singkatnya segala cara publikasi, tentunya yang terjangkau, telah dilakukan. Debar jantung mengiring hari-hari penjaringan peserta. Dari kertas selebaran yang tersebar, sepertinya tak ada satu pun calon peserta yang tersangkut. Hal itu diketahui karena calon yang masuk, lebih disebabkan lantaran perkenalan yang terjalin di media sosial, sahabat lama, dan sebagainya. Sisanya datang dari informasi yang dilakukan pihak Citra Ilmu. Namun demikian, kini gemuruh detak itu pun menyurut, seiring kabar peserta yang menggembirakan. Hingga saya menuliskan disini, calon peserta yang terjaring sudah memenuhi kuota, persis sebagaimana yang dirancang. Syukur puji Tuhan, target peserta yang kami sesuaikan dengan kapasitas ruangan di Citra Ilmu pun tercapai.


Dalam hitungan jari ini, tinggal menuntaskan masalah teknis pelaksanaan. Pesan snack, cetak sertifikat, rundown acara, hitung-hitungan duit anggaran, cek tempat dan koordinasi terakhir dengan pihak Citra Ilmu. Dalam hitungan jari, bersama lima orang, Pelatihan Blog bakal tergelar. Kerja bareng KPU dengan Blogger Gandjel Rel bakal terlaksana persis dengan Hari Pendidikan Nasional, 2 Mei 2015. Ya persis dengan Hari Pendidikan Nasional. Pendidikan yang dinahkodai Anies Baswedan dan M. Nasir, kini serasa ada secercah asa yang mengintip. Moga demikian pula dengan Komunitas Penulis Ungaran, yang dikukuhkan pada tanggal 23 Oktober 2014 bareng penulis kawakan, Gol A Gong, bakal sanggup menorehkan harapan, sanggup bersanding dengan komunitas-komunitas yang telah lama eksis. Akhirnya bersama pelatihan yang dikawal lima orang, bersama pula cita-cita mengikis perilaku negatif yang telah mengepung sendi kehidupan dari segenap lini. Ya, pelatihan ngeblog, tinggal hitungan jari, bersama lima orang. Semoga....... 

3 komentar: